Jakarta, Aksara24.id – Harapan masyarakat Kabupaten Kaur untuk memiliki fasilitas pendidikan yang lebih merata mulai menemui titik terang. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah putra Sembiring, secara khusus mendatangi Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Cipete, Jakarta Selatan, guna mengawal langsung proposal pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 12 Kaur, Jum’at (12/12/2025).
Dalam kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Sekolah Menengah Atas tersebut, ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, memastikan dokumen usulan pembangunan sekolah itu tidak hanya sekadar dikirim, tetapi telah diterima secara resmi oleh pihak kementerian.
“Kunjungan kami spesifik untuk memastikan proposal SMA 12 Kaur sudah diterima dan masuk dalam radar program pembangunan USB pada APBN Tahun 2026. Ini aspirasi mendesak yang harus kita kawal agar tidak hilang di tumpukan administrasi pusat,” Katanya.

Selain memperjuangkan sekolah baru di Kaur, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah putra Sembiring juga melakukan konsultasi dan koordinasi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan. Hasilnya cukup menggembirakan, di mana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu dipastikan mendapatkan kuota revitalisasi sarana dan prasarana untuk 32 sekolah tingkat SMA.
Menurut Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah putra Sembiring, saat ini proses pengajuan telah dilakukan oleh seluruh sekolah, baik SMA, SMK, maupun SLB. Namun, kementerian akan melakukan verifikasi ketat untuk menentukan sekolah mana yang paling layak mendapatkan intervensi anggaran tersebut.
“Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah putra Sembiring,akan mengawal sekaligus mengawasi proses ini. Kita ingin memastikan Provinsi Bengkulu mendapatkan perhatian porsi anggaran yang layak dari APBN untuk memelihara dan meningkatkan kualitas belajar mengajar. Jangan sampai sarana pendidikan kita tertinggal,” Tutupnya. (Adv)






































Discussion about this post