Aksara24.id – Hortikultura menjadi salah satu sektor pertanian yang sangat potensial dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur, melalui Dinas Pertanian, membuka peluang bagi para petani untuk mengajukan proposal pengembangan produktivitas tanaman hortikultura. Program ini diselenggarakan dengan dukungan dari Kementerian Pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Kastilon, S.Sos. mengatakan bahwa, pihaknya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para petani untuk mengajukan usulan dalam bentuk proposal.
Usulan ini dapat mencakup peningkatan tanaman hortikultura, peralatan, serta benih tanaman pangan melalui kelompok tani yang tersebar di seluruh desa di Kabupaten Kaur.
“Kami berharap para petani segera memanfaatkan peluang program-program yang diberikan oleh pemerintah untuk kesejahteraan mereka,” ujar Kastilon saat diwawancarai media ini, Kamis, (08/08/2024).
Kastilon juga menjelaskan bahwa, saat ini, Kabupaten Kaur sedang menerima kunjungan kerja dari Direktur Perbenihan Kementerian Pertanian RI.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas penambahan areal pertanian guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah ini.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk mengajukan proposal pengembangan hortikultura.
Dinas Pertanian Kabupaten Kaur berkomitmen untuk merespons setiap usulan yang masuk serta memberikan bimbingan melalui bantuan dan penyuluhan kepada para petani.
Kastilon menegaskan bahwa, petani yang memiliki hamparan persawahan tadah hujan atau irigasi, melalui kelompok tani, dapat mengajukan usulan bantuan pompa air ke Dinas Pertanian. Namun, kelompok tani yang mengajukan harus jelas dan memiliki lahan yang nyata.
“Untuk menghindari adanya kebohongan atau rekayasa, saya akan memerintahkan bidang terkait bersama Bhabinsa untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” tegasnya.
Beberapa bulan yang lalu, Dinas Pertanian telah merealisasikan bantuan pompa air sebanyak 116 unit. Kastilon menambahkan, jika ada petani di satu hamparan yang dilanda kekeringan, mereka dapat meminjam pompa air dari kelompok tani dalam wilayah kecamatan. Pompa tersebut boleh dipinjam untuk keperluan sementara.
Selain itu, bagi desa-desa yang mengalami kesulitan air namun memiliki potensi pertanian, Kastilon mengimbau agar segera mengajukan proposal pembangunan embung desa ke Dinas Pertanian Kabupaten Kaur. Pihak dinas akan berusaha memperkuat usulan tersebut ke Dinas Provinsi maupun ke Kementerian terkait di tingkat pusat.
“Dengan adanya program-program ini, kami berharap produktivitas pertanian di Kabupaten Kaur dapat meningkat, dan kesejahteraan petani semakin terjamin,” tutup Kastilon. (Jhr/Adv)






































Discussion about this post