Aksara24.id – Para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan performa impresif pada putaran pertama Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 1-2 Maret 2025.
Meski memulai balapan dari posisi penuh tantangan, mereka berhasil mencuri perhatian dengan kegigihan dan aksi sengit di lintasan.
Salah satu sorotan datang dari M Badly Ayatullah, pebalap belia asal Lambarese, Sulawesi Selatan. Meski start dari posisi 11, Badly tampil mengesankan dengan melesat ke barisan depan dan sempat memimpin balapan pada beberapa lap di race kedua.
Sayangnya, insiden low side crash pada dua lap terakhir membuyarkan peluangnya untuk meraih podium. Sebelumnya, di race pertama, ia finis di posisi enam setelah bertarung ketat di grup terdepan.
“Saya sangat percaya diri di Thailand ini. Meskipun tidak mendapat hasil kualifikasi yang bagus, saya tetap yakin bisa bersaing di top group. Sayang pada race pertama, peluang podium lepas karena saya membuat sedikit kesalahan di tikungan terakhir. Sementara di race 2, saya sedang dalam posisi bersaing di posisi pertama, tapi saya low side dan membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata. Saya akan berusaha lebih baik lagi di balapan berikutnya,” ujar Badly usai balapan.
Tak hanya Badly, Nelson Cairoli Ardheniansyah juga menunjukkan penampilan gemilang. Start dari posisi 12, Nelson berhasil finis di posisi delapan pada race pertama dan naik ke posisi tujuh pada race kedua. Hasil tersebut membuatnya mengumpulkan 18 poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara IATC 2025.
Sementara itu, dua pebalap lainnya, Alvaro Hetta Mahendra dan Davino Britani, juga menunjukkan perjuangan luar biasa meski harus menghadapi sejumlah kendala. Di race pertama, Alvaro dan Davino terlibat dalam insiden kecelakaan massal di tikungan sembilan yang menyebabkan balapan dihentikan sementara (red flag).
Meski demikian, Alvaro berhasil finis di posisi 16 pada race kedua, sementara Davino harus menyelesaikan balapan lebih awal akibat kerusakan motor pasca-crash di tikungan ketiga.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan para pebalap muda binaannya. Menurutnya, mentalitas kuat dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama dalam persaingan di ajang balap Asia ini.
“Perjuangan para pebalap muda binaan kami di putaran pertama IATC 2025 merupakan awal yang bagus dalam persaingan di lintasan balap Asia. Kami optimis dengan modal mentalitas yang kuat dan semangat Satu Hati, mereka dapat menorehkan prestasi yang semakin membanggakan pada balapan-balapan berikutnya,” kata Andy.
Putaran pertama IATC 2025 ini memberikan pengalaman berharga bagi para pebalap muda Tanah Air. Badly mengemas 10 poin dan menempati posisi 11 klasemen sementara, sementara Alvaro dan Davino masih berupaya untuk meraih poin lebih banyak di seri-seri mendatang.
Selanjutnya, para pebalap akan melanjutkan perjuangan di putaran kedua yang akan digelar di Lusail International Circuit, Qatar, pada bulan April mendatang. Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat diharapkan untuk mendorong semangat para pebalap muda ini meraih prestasi di kancah internasional. (Sinsen)






































Discussion about this post