Mukomuko, Aksara24.id – Pemerintah Desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyesuaikan arah kebijakan pembangunan.
Agenda utama dalam musyawarah ini yakni revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) 2023–2028 yang diperpanjang hingga 2030, serta perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2025.
Kepala Desa Lubuk Sanai, Mutriadi, memimpin langsung pertemuan yang berlangsung di kantor desa.
Ia turut didampingi Ketua BPD dan seluruh perangkat desa.
Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) mewakili Camat XIV Koto, Yusuf Alwi, dalam forum tersebut.
Turut hadir pula pendamping desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Puskesmas XIV Koto, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, dan unsur kelembagaan desa lainnya.
Mutriadi menjelaskan bahwa perubahan RPJMDes menjadi langkah strategis menyusul perpanjangan masa jabatan kepala desa.
Ia menilai revisi ini penting agar arah pembangunan tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan desa ke depan.
“Kita ingin rencana pembangunan tetap relevan dan berdampak nyata. Karena itu, kita sesuaikan hingga 2030 agar setiap kebijakan dapat dirancang lebih matang,” ujar Mutriadi.
Dalam rapat itu, peserta musyawarah menyampaikan berbagai masukan untuk menyesuaikan program pembangunan desa, khususnya di sektor ekonomi, infrastruktur, kesehatan, dan ketahanan pangan.
Mutriadi menilai partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program desa.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam menjaga transparansi anggaran serta keterbukaan informasi publik.
“Kami ingin setiap kebijakan desa muncul dari proses yang terbuka, melibatkan masyarakat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Dengan perubahan RPJMDes dan RKPDes ini, Mutriadi berharap Desa Lubuk Sanai mampu menghadapi tantangan pembangunan yang makin kompleks.
Ia menargetkan kualitas pelayanan publik meningkat dan kesejahteraan masyarakat desa terus tumbuh secara merata.
Musrenbangdes ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi antara pemerintah desa dan warga.
Melalui dialog terbuka dan semangat gotong royong, Desa Lubuk Sanai menatap masa depan dengan optimisme untuk menjadi desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.






































Discussion about this post