Bengkulu, Aksara24.id – Polda Bengkulu menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Tabut 2025, tidak hanya melalui pengamanan, tetapi juga sebagai mitra budaya yang berperan aktif dalam menjaga kelestarian tradisi masyarakat Bengkulu.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Bengkulu, Ny. Yanti Mardiyono, menghadiri langsung malam pembukaan Festival Tabut yang berlangsung meriah di kawasan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
Kehadiran keduanya menandai komitmen kepolisian dalam mengawal kegiatan adat sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.
“Polda Bengkulu tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menjaga dan merawat budaya lokal,” ujar Kapolda di sela acara pembukaan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polda Bengkulu menerjunkan 235 personel dari berbagai satuan, mulai dari Samapta, Lalu Lintas, Intelkam, Reskrim, Brimob, hingga Polairud.
Mereka mengatur sistem pengamanan dalam tiga lapisan: ring 1, ring 2, dan ring 3.
Petugas disiagakan di titik-titik vital, seperti area panggung utama, pusat keramaian, dan jalur keluar-masuk lokasi acara.
Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Andy Pramudya Wardana, menjelaskan bahwa pendekatan pengamanan yang dilakukan mengedepankan sikap humanis dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan aman selama menikmati seluruh rangkaian acara. Festival ini bukan hanya milik Bengkulu, tapi warisan budaya bangsa yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Polda Bengkulu juga berkolaborasi dengan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dalam menyusun skema pengamanan yang menyeluruh.
Sinergi antarinstansi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketertiban dan kelancaran festival.
Festival Tabut dikenal sebagai perayaan budaya tahunan yang menyatukan beragam elemen masyarakat, termasuk pelaku seni, pelaku UMKM, dan wisatawan dari berbagai daerah.
Polda Bengkulu menilai ajang ini sebagai salah satu momen strategis untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Kami akan terus hadir di setiap kegiatan positif masyarakat, karena tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendukung hal-hal yang membangun nilai, budaya, dan persatuan,” tegas Kapolda.
Dengan pengamanan yang tertata dan dukungan dari berbagai pihak, Polda Bengkulu berharap Festival Tabut 2025 dapat berlangsung sukses, aman, dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh pengunjung. (**)






































Discussion about this post