Bengkulu, Aksara24.id – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Gerindra, Suharto, memanfaatkan masa reses sidang kedua tahun 2025 dengan menyambangi warga di Daerah Pemilihan Kota Bengkulu.
Dalam pertemuan tersebut, Suharto mendorong masyarakat agar tetap aktif menyampaikan aspirasi, terutama di tengah masa transisi pemerintahan yang sedang berlangsung.
Suharto menilai, perubahan arah kebijakan dan penyesuaian anggaran saat ini berpengaruh besar terhadap pelaku usaha kecil, UMKM, dan sektor informal.
Ia menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha di Kota Bengkulu yang kini menghadapi stagnasi akibat minimnya dukungan serta pengetatan anggaran di tingkat daerah maupun pusat.
“Saya melihat langsung kondisi di lapangan. Banyak usaha kecil menahan laju karena belum mendapatkan dorongan maksimal dari pemerintah,” ujar Suharto saat berdialog bersama warga, Kamis (3/7/2025).

Meski begitu, Suharto tetap optimistis. Ia meyakini bahwa perekonomian lokal bisa bangkit jika semua pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan legislatif, bekerja sama dan saling mendukung.
Ia juga mengajak warga untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan ekonomi.
“Kita berada di situasi yang menantang, tapi jangan pernah kehilangan harapan. Jika kita bersinergi, insyaallah usaha kecil dan menengah bisa kembali tumbuh,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Suharto menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor usaha mikro.
Ia berjanji akan menyampaikan kebutuhan tersebut dalam rapat-rapat legislatif agar pemerintah daerah bisa mengambil langkah konkret yang berpihak pada ekonomi rakyat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Saya akan terus kawal agar mereka mendapat perhatian lebih,” tegasnya.
Kunjungan reses ini menjadi ruang dialog yang terbuka bagi masyarakat menyampaikan keluhan dan masukan, sekaligus menunjukkan kepedulian legislatif terhadap kondisi ekonomi riil di tengah masyarakat. (Yola)






































Discussion about this post