Mukomuko, Aksara24.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali menjadi sorotan publik setelah rumah dinas Bupati H. Choirul Huda, SH tak kunjung ditempati.
Bangunan tersebut belum layak huni karena belum menjalani proses rehabilitasi, meski Choirul Huda telah resmi menjabat selama beberapa bulan terakhir.
Permasalahan muncul karena Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang sebelumnya bertanggung jawab atas proyek tersebut memilih mundur.
Hingga kini, belum ada pejabat pengganti yang ditunjuk untuk melanjutkan proses rehabilitasi.
Situasi ini memicu kritik dari berbagai kalangan masyarakat.
Bambang, warga Kecamatan Kota Mukomuko, mempertanyakan komitmen dan keseriusan birokrasi daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan.
Ia menilai stagnasi proyek rumah dinas mencerminkan lemahnya manajemen internal.
“Kalau mengurus rumah dinas saja tidak bisa selesai, bagaimana masyarakat bisa percaya terhadap program-program besar lainnya?” ujar Bambang saat ditemui di Mukomuko, Minggu (6/7/2025).
Ia juga menyebut bahwa persoalan ini telah memunculkan krisis kepercayaan terhadap wibawa pemerintahan.
Menurutnya, pejabat seharusnya tidak hanya mengandalkan formalitas jabatan, tetapi juga menunjukkan ketegasan dalam menyelesaikan persoalan teknis.
Bambang mendesak Bupati Choirul Huda mengambil langkah cepat.
Ia berharap pemimpin daerah tersebut tidak diam menunggu solusi dari bawah, melainkan turun langsung menuntaskan masalah yang justru berpengaruh terhadap citra pemerintah daerah.
“Saatnya Bupati menunjukkan ketegasan. Masalah ini kecil, tapi dampaknya besar kalau dibiarkan terlalu lama,” tambahnya.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR atau Bagian Umum Setkab Mukomuko terkait siapa pengganti PPTK dan kapan rehabilitasi rumah dinas akan dimulai.
Warga berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah ini agar fokus kerja pemerintahan tidak terus terganggu oleh persoalan yang sebenarnya bisa dituntaskan dengan cepat dan tegas. (HS)






































Discussion about this post