Jakarta Timur, Aksara24.id – Personel Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan respons cepat saat menangani banjir di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Salah satu momen menyentuh terjadi ketika tim evakuasi menggunakan ember besar untuk menyelamatkan seorang balita dari genangan air setinggi 170 cm.
Di tengah derasnya arus banjir, Bripda Tommy Brayen memimpin langsung proses penyelamatan bersama tiga anggota Batalyon B Pelopor.
Mereka fokus menyusuri gang-gang sempit yang sulit dijangkau kendaraan darurat.
Untuk mencapai rumah-rumah warga, mereka mendorong ember besar berisi anak kecil agar tetap aman saat menyebrangi genangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary, menyampaikan bahwa patroli SAR di lokasi tersebut bertujuan memantau keselamatan warga dan mempercepat evakuasi jika situasi memburuk.
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan meskipun banjir masih berstatus siaga 2.
“Kami utamakan patroli dan evakuasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya. Setiap personel kami siap merespons cepat, terutama di wilayah yang sulit diakses,” kata Ade Ary.
Brimob tak bekerja sendirian. Mereka berkoordinasi dengan Ketua RT setempat, Sanusi, untuk memastikan evakuasi berjalan akurat dan terorganisir.
Hasil patroli menyebutkan, tim mengevakuasi 43 warga, terdiri dari 8 lansia, 9 anak-anak, 3 balita, dan 23 orang dewasa.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran Brimob di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan Polri.
Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu meminta bantuan saat kondisi darurat.
“Brimob hadir bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk kemanusiaan. Kami akan terus menggelar patroli SAR di kawasan rawan banjir demi menjamin keselamatan warga,” ujar Henik.
Warga sekitar menyambut baik kehadiran aparat yang sigap membantu di tengah musibah.
Mereka berharap koordinasi seperti ini terus ditingkatkan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga, terutama saat musim hujan dengan potensi banjir masih tinggi. (**)






































Discussion about this post