Lebong, Aksara24.id – Pemerintah Kabupaten Lebong langsung bergerak cepat dalam menghadapi bencana banjir yang melanda beberapa wilayah.
Dalam rapat tanggap darurat yang digelar Rabu (17/4/2024) di ruang rapat rumah dinas, Bupati Lebong, Kopli Ansori, didampingi jajaran Forkopimda, mengeluarkan 10 arahan strategis untuk mempercepat penanganan darurat.
“Kita harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan fokus pada kebutuhan masyarakat terdampak. Semua sumber daya harus dimaksimalkan,” tegas Bupati Kopli Ansori dalam arahannya.
Berikut 10 langkah strategis yang diperintahkan Bupati:
1. Mendirikan dapur umum di desa-desa terdampak, dengan suplai bahan makanan dari Posko Induk melalui Camat dan Kepala Desa.
2. Menyalurkan 1.000 nasi kotak setiap hari selama tiga hari ke depan. Khusus hari pertama, sebanyak 2.000 paket makanan difokuskan ke wilayah Tengah Lebong dan Topos.
3. Mempersiapkan 1–2 ton beras dalam 24 jam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan BUMD Perberasan.
4. Menyalurkan bantuan non-makanan seperti pakaian, perlengkapan tidur, dan kebutuhan mandi.
5. Menggerakkan alat berat dari pemerintah dan swasta untuk mempercepat penanganan di lapangan.
6. Mensiagakan perahu karet dan tenda di lokasi bencana melalui OPD dan instansi terkait.
7. Melakukan disinfeksi di sekolah, kantor, dan pemukiman terdampak melalui Dinas Kesehatan.
8. Menghitung kerugian secara detail akibat banjir dan longsor sebagai dasar kebijakan lanjutan.
9. Melawan hoaks dan informasi palsu yang dapat menghambat penanganan bencana.
10. Mengaktifkan Posko Induk 24 jam untuk koordinasi dan bantuan darurat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin, menambahkan bahwa langkah administratif dan juridis juga telah dipersiapkan, termasuk penggunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT).
“Monitoring dan evaluasi akan dilakukan setiap jam. Semua jajaran OPD, camat, dan kepala desa harus meningkatkan mobilitas kerja demi mengatasi keadaan ini,” ujar Mustarani.
Rapat tanggap darurat ini turut dihadiri Dandim 0409 RL, Kajari Lebong, Kapolres Lebong, para kepala OPD, camat, kepala desa, serta pimpinan instansi vertikal dan dunia usaha di Kabupaten Lebong.
Dengan gerak cepat ini, diharapkan dampak bencana dapat segera diatasi dan masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
Sumber: Mitra Humas






































Discussion about this post