Jambi,Aksara24.id – Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Kelas I Jambi, Andi Mulyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya transformasi pendidikan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian E-Library dan peluncuran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sungai Buluh Mandiri, Jumat (25/4/2025), di Aula LPKA Muara Bulian.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini juga dihadiri oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan Klien Anak, Ilham Kurniadi, S.Tr.Pas, serta sejumlah tamu undangan dari instansi pemerintah dan mitra strategis.
Peresmian fasilitas pendidikan ini merupakan inisiatif Kepala LPKA Muara Bulian, Muhammad Askari Utomo, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia anak binaan melalui integrasi teknologi informasi dan akses pendidikan nonformal.
“E-Library ini akan menjadi sarana belajar digital yang menyediakan beragam bahan bacaan, referensi pendidikan, serta media pembelajaran interaktif yang mudah diakses,” ujar Askari dalam sambutannya.
Kabapas Jambi, Andi Mulyadi, mengapresiasi langkah inovatif LPKA Muara Bulian. Menurutnya, kehadiran PKBM Sungai Buluh Mandiri menjadi tonggak awal dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di lingkungan pemasyarakatan.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan anak binaan. Kami berharap fasilitas ini menjadi ruang belajar yang inklusif, memotivasi mereka untuk terus menempuh pendidikan meskipun berada dalam pembinaan,” tutur Andi.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Direktur Penguatan Kapasitas HAM, Kepala Kanwil Ditjen PAS Jambi Hidayat, A.Md.IP., S.H., M.M, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batanghari, serta perwakilan mitra strategis seperti Q-Vici.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terciptanya ekosistem pembelajaran yang memberdayakan, sebagai bekal penting bagi anak binaan dalam proses reintegrasi sosial di masa depan. (Red)






































Discussion about this post