Mukomuko, Aksara24.id – Pemerintah Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih.
Acara berlangsung di aula kantor desa, Senin (19/5/2025) dengan suasana partisipatif dan kondusif.
Musdesus ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pauh Terenja, Rodi Hartono, SH, bersama perangkat desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Pemda Mukomuko, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, DPMD, dan pendamping desa.
Kades Rodi Hartono menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025.
“Koperasi ini bukan hanya program nasional, tapi peluang besar untuk kemajuan ekonomi warga. Saya mohon kerja sama semua pihak agar koperasi ini benar-benar bisa menjadi milik bersama,” ungkap Rodi dalam sambutannya.
Ia juga meminta saran dari para tokoh masyarakat dan BPD agar koperasi yang dibentuk benar-benar sesuai kebutuhan warga, termasuk dalam hal produk unggulan yang bisa dikembangkan di desa.
Antusiasme warga tampak jelas dalam jalannya musyawarah.

Seorang warga mengungkapkan harapannya agar koperasi ini dapat menjadi solusi atas masalah ekonomi warga, khususnya terkait pinjaman rentenir yang selama ini membebani masyarakat.
“Kami sangat mendukung. Koperasi Merah Putih bisa membantu warga mengembangkan usaha, menghindari jeratan bunga tinggi, dan menciptakan peluang baru bagi pemuda kreatif di desa,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, juga dibentuk struktur kepengurusan koperasi yang diharapkan bisa langsung bekerja dalam waktu dekat.
Keberadaan koperasi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Desa Pauh Terenja.
Musyawarah ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung keberlangsungan koperasi yang digagas ini. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan sukses.
“Semoga koperasi ini menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tutup Kades Rodi. (HS)






































Discussion about this post