Kepahiang, Aksara24.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd., M.H., menegaskan bahwa disiplin kerja tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah, termasuk pasca cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Hal ini disampaikan usai hasil inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Selasa pagi (8/4/2025), hari pertama kerja setelah libur lebaran.
Dari hasil sidak tersebut, tercatat ada 60 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir tanpa alasan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dari jumlah itu, 33 ASN diberikan sanksi berupa surat teguran karena tidak mampu memberikan keterangan yang sah.
“Kami tidak main-main soal kedisiplinan ASN. Dari 60 yang tidak hadir, 33 di antaranya tidak memberikan alasan yang jelas dan langsung dikenai teguran tertulis sesuai PP Nomor 94 Tahun 2019 tentang Disiplin ASN,” tegas Dr. Hartono.
Sekda menjelaskan, pihaknya telah membagi tim sidak ke berbagai wilayah. Tim 1 dipimpin langsung Bupati H. Zurdi Nata, tim 2 oleh Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, dan dirinya sendiri memimpin Tim 3 untuk wilayah Kecamatan Ujan Mas dan Merigi.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik berjalan normal. Kehadiran ASN di hari pertama kerja adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat,” kata Hartono.
Dari hasil monitoringnya, kata Hartono, kehadiran ASN di OPD yang menyangkut pelayanan publik terpantau baik dan nyaris tanpa kendala.
Namun, ada juga ASN di luar bidang pelayanan yang memanfaatkan momentum lebaran untuk menambah libur tanpa izin yang sah.
“Untuk yang tidak hadir tapi menyampaikan surat izin sakit atau alasan lain yang bisa dibuktikan, tidak diberikan sanksi. Tapi bagi yang tidak bisa menunjukkan bukti, langsung kami tindak tegas,” ujar Hartono.
Ia menambahkan, pemberian sanksi ini bukan semata-mata untuk menghukum, tetapi sebagai upaya menegakkan kedisiplinan dan etika kerja ASN agar ke depan lebih bertanggung jawab.
“Harapan saya ke depan tidak ada lagi ASN yang abai terhadap tugas. Masyarakat butuh pelayanan yang cepat dan konsisten, itu tidak bisa tercapai jika kedisiplinan longgar,” pungkasnya. (Adv)






































Discussion about this post